
Shalom semua.
ADYC Region Six akan menganjurkan Seminar Penginjilan pada 06-07 November 2010 bertempat di Anglican Diocesan Centre, Kuching.
Objektif: Mempersiapkan dan melengkapkan muda-mudi di Region Six
untuk menginjil terutamanya untuk masyarakat di Bandar merangkumi di sekolah, Universiti dan tempat kerja.
Speaker: Revd Trevor Tinda
Bayaran: RM20/- [termasuk makanan dan tempat tinggal]
# Untuk pengetahuan, memandangkan tempat TERHAD jadi daftar awal. Pendaftaran DIBUKA sekarang, sila behubung dengan Exco dibawah ini.
Contact person:
Stuart Otto 019 877 2603, Calvin Tarang 013 565 3255,
Mark Andrew 013 838 8526, John Buda 014 881 3214,
Shelly Rendan Labang 012 897 9184, Duane Reggie Tersan 019 858 9782

Ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya [Lukas 19:41]
Perlukan waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan jawaban 'ya' dari seorang gadis. Seorang pria Wales jatuh cinta pada salah seorang tetangganya dan ingin menikahinya. Namun mereka terlibat pertengkaran, dan si gadis menolak untuk memaafkannya. Dengan rasa malu dan segan menghadapi wanita yang tersinggung itu, sang peminang yang gigih ini menyelipkan sepucuk surat cinta di bawah pintu rumah si gadis seminggu sekali.
Akhirnya, setelah 42 tahun berlalu ia memberanikan diri mengetuk pintu rumah wanita itu dan meminta wanita tersebut menjadi istrinya. Ia sangat gembira karena sang wanita menerima pinangannya. Mereka pun menikah pada usia 74 tahun!
Tuhan juga seorang kekasih yang gigih. Dari abad ke abad Dia mengutus para nabi untuk mencari umat Israel yang keras kepala. Lalu Allah mengutus Putra-Nya. Dalam Lukas 19 dikatakan bahwa ketika melihat kota Yerusalem, menangislah Yesus karena menyaksikan kedegilan hati mereka [ayat 41-44]
Namun Yesus tetap gigih mengasihi. Dia membuka jalan bagi perdamaian melalui pengurbanan-Nya di Kalvari yang memberikan penebusan. Hari ini Dia masih mengajak para pendosa untuk datang kepada-Nya, menerima-Nya secara pribadi sebagai Juruselamat, dan menikmati persekutuan yang intim dengan-Nya (Matius 11:28]
Jika Anda telah datang kepada-Nya, bersoraklah karena Anda telah menjadi milik-Nya. Tetapi jika belum, sadarilah bahwa waktunya bisa habis. Jangan terus-menerus menjauhkan diri dari Kekasih jiwa Anda tersebut. Percayalah kepada-Nya hari ini juga.
TUHAN SENANTIASA MENGETUK CUKUP KERAS
AGAR JIWA YANG MENCARI-NYA DAPAT MENDENGAR

Mark 1:16, "Now as he walked by the sea of Galilee, he saw Simon and Andrew his brother casting a net into the sea: for they were fishers."
Jesus never chose an apostle from among the religious system. Every one of his twelve disciples was men that He chose from the secular world. It wasn't because God didn't have faith in those who were religious. It's just that most of those who were part of the religious system didn't have any faith in God.
One of the most common mistakes religious people make is to put faith in themselves. They think God will use them because of their great holiness or special abilities.
Paul said, ‘But God made selection of the foolish things of this world so that he might put the wise to shame; and the feeble things that he might put to shame the strong; And the low things of the world, and the things without honour, did God make selection of, yes, even the things which are not, so that he might make as nothing the things which are: (1 Cor. 1:27-28).
People who recognize their own inabilities are of necessity more dependent on God. That is the way God wants it. The Lord is constantly searching for someone who recognizes they are nothing so He can do something through them (2 Ch. 16:9).
Instead of thinking of your responsibilities, just respond to His ability.
ADYC Region Six meri selamat nyambut Hari Gawai Dayak ngagai samoa muda-mudi di dalam Region Six. Bergawai meh kitai, bergawai enggau Kristus. Bersampi awak ka berkat Tuhan ari Syurga turun berkelimpahan ngagai kitai samoa. Jako Tuhan di dalam Jeremiah 33:3 'Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui'
BERGAWAI ENGGAU KRISTUS.
Haleluya.
SHARING OUR FAITH
John 1:41, "He first findeth his own brother Simon, and saith unto him, We have found the Messias, which is, being interpreted, the Christ."
JOHN 1:37-42
Andrew was the first disciple of Jesus to share his faith and bring another to Christ. And look who it was that he brought.
Peter became one of the greatest apostles of Jesus. He preached on the day of Pentecost and saw 3,000 born again. He healed a lame man at the gate of the temple and 5,000 were born again as a result. He raised Dorcas from the dead, introduced Christianity to the Gentiles, and wrote two books of the Bible which have ministered to millions of people through the centuries.
Just think of how many millions of people Peter touched, and Andrew was responsible for it all. The accomplishments of Peter recorded in scripture, far outnumber those of Andrew, and yet without Andrew, Peter would not have known Jesus.
In the eyes of God, what Andrew did was just as important as what Peter did. As the one who introduced Peter to Jesus, Andrew had a part in every exploit of Peter. In the day when we receive our rewards from the Lord, Andrew will share in every reward that Peter receives.
Very few of us will shake our world as Peter did his, but all of us are called to share our faith with others as Andrew did. And who knows? One of those that you reach could be the next Peter.
Haleluya.

Kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia (Filipi 2:15)
Penulis Anne Lamott mengisahkan seorang gadis kecil berusia 7 tahun yang tersesat di sebuah kota besar. Dengan cemas anak itu berlari mondar-mandir di beberapa ruas jalan, mencari tempat yang ia kenal. Seorang polisi melihatnya, menyadari kesulitan anak itu, dan menawarkan bantuan. Anak itu masuk ke mobil, dan sang polisi menjalankan mobilnya pelan-pelan menyusuri daerah itu. Tiba-tiba si anak menunjuk sebuah gereja dan minta turun dari mobil. Ia meyakinkan polisi itu, "Ini gereja saya. Saya selalu bisa menemukan jalan pulang dari sini."
Banyak orang berpikir gereja adalah lembaga kuno yang tak lagi relevan dengan dunia modern. Namun, saya yakin gereja yang setia mengajarkan Alkitab dan mewartakan kabar baik keselamatan melalui Kristus benar-benar memberi apa yang semua kita butuhkan untuk "menemukan jalan pulang".
Apabila gereja kita menjalankan fungsi yang diberikan TUHAN, maka para jemaatnya akan dengan rendah hati melayani dan memerhatikan satu sama lain, saling mendorong untuk mengikuti teladan Kristus (Filipi 2:1-11). Kelompok jemaat ini, lewat kata-kata dan hidupnya, juga menjadi penunjuk jalan bagi dunia yang tersesat menuju Yesus. Mereka melayani "seperti bintang-bintang di dunia, sambil berpegang pada firman kehidupan" (ayat 15,16).
Gereja yang mengajarkan kebenaran tentang Kristus tak hanya relevan, tetapi juga sangat diperlukan dalam dunia kita ini. Gereja ini dapat menolong orang-orang dari sepanjang zaman untuk menemukan jalan pulang ke rumah mereka - VG
GEREJA MENOLONG ORANG TERSESAT MENEMUKAN
JALAN PULANG APABILA CAHAYANYA BERSINAR TERANG

KUBUR YANG KOSONG.
Masih ada banyak kubur-kubur yang lebih megah daripada kubur yang dipakai membaringkan tubuh Juruselamat yang tidak bernyawa 2000 tahun yang lalu. Di mesir, dapat disaksikan tempat kubur firaun-firaun termasyur yang terbaring dalam kekayaan yang mewah dalam makam-makam yang dirancang secara artistik.
Pada hari makam-makam atau kubur masih lagi kelihatan dan boleh dikesan akan tetapi lokasi kubur Yesus tidak diketahui dengan pasti dan tidak dapat dipastikan. Menurut dunia kubur-kubur adalah merupakan bukti kematian dan kebusukan, tetapi kubur Yesus merupakan bukti kehidupan. Bagi kita orang kristian, peristiwa kebangkitan, kubur yang kosong merupakan inti dari iman kita. Tanpa kebangkitan Kristus kita tidak memiliki apa-apa.
Jika seandainya Yesus tidak bangkit dari antara orang mati, tidak ada seorang pun yang akan berfikiran sihat yang akan memuliakan salib yang merupakan alat penyeksaan yang begitu menyeksakan. Melalui kebangkitaNYA bukti kemenangan dari maut dan dosa.
Jadi, dalam terang PASKAH dan dalam kuasa kemuliaan kebangkitan, biarlah Roh Tuhan membawa hati anada pada jaminan bahawa saudara/i akan menerima anugerah hidup yang kekal. Kita percaya kepada Yesus Kristus dapat mengatakan pada dunia-‘Karena IA bangkit, karena IA telah hidup, kita juga yang percaya akan beroleh kehidupan kekal’
‘...Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Tuhan. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Tuhan. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan. Kolosi 3:1-3.